Berita

Beras Adan Krayan Dari Dataran Tinggi Krayan


Makanan sebagai nutrisi merupakan kebutuhan dasar dan hak asasi manusia. Para antropolog dan sejarawan mengajarkan kita bahwa, apa yang kita golongkan sebagai makanan, bagaimana kita mempersiapkan dan memakan makanan tersebut, juga mewujudkan makna budaya yang mendalam.

Makanan mencerminkan sejarah, membawa tradisi dan mengungkapkan identitas suatu etnis. Makanan menandai setiap perayaan dalam siklus kehidupan kita dan tercipta secara sosial. Makanan juga merupakan bagian dari sistem produksi: diambil dari bumi atau laut dan – oleh petani maupun nelayan – dijual ke pasar, rumah makan, dan tempat tempat lain. Beras Adan bukan hanya hasil pertanian, namun juga merupakan produk budaya masyarakat Dataran Tinggi.

Saat ini, masyarakat semakin berkomitmen untuk memulai gerakan ramah lingkungan dan bergaya hidup sehat. Banyak aksi yang mencoba untuk mendidik konsumen, melindungi lingkungan, meningkatkan ekonomi lokal serta melindungi identitas budaya pangan. Itu merupakan cara untuk membangun transparansi tentang asal-usul makanan dan mengembangkan kepercayaan antara produsen dan konsumen. Makanan bukan lagi merupakan produk yang tidak dikenal. Ini adalah cerminan dari hubungan ekonomi, lingkungan dan sosial-budaya tertentu.

Berita Terkait


Upaya Pemerintah Dukung Hak Cipta UMKM »

Kementerian Koperasi dan UKM telah memfasilitasi sebanyak 2.

SIARAN PERS: PARARA Fashion Show, Menjaga Tradisi dan Merawat Bumi Lewat Fashion »

Sabtu, 15 Oktober 2017 bertempat di Taman Menteng Jakarta Pusat, empat desainer kebanggaan Indonesia menampilkan karya-karya terbaiknya.

Perlindungan Terhadap Kekayaan Tradisi Indonesia »

Kearifan tradisional Indonesia terancam jika tidak ada perlindungan dari pemerintah untuk mencatat dan melestarikannya.