Berita

Pangan Lokal


Pangan lokal merupakan satu topik yang menjadi fokus dalam PARARA 2017 dan menjadi istilah yang banyak disebut dalam PARARA. Hal ini berkaitan dengan kedaulatan pangan yang menjadi isu strategis yang harus dihadapi pemerintah saat ini. Sebagaimana kita tahu, Indonesia sebagai negara agraris dengan keaneka ragaman hayati namun faktanya kebutuhan pangan masih bergantung pada impor.

Jadi, apa yang dimaksud dengan pangan lokal?

Pangan lokal berasal dari budidaya tanaman yang dilakukan masyarakat setempat dan diolah menurut kebutuhan budaya setempat. Misalnya, sagu dan sorgum dikenal sebagai pangan lokal sumber karbohidrta dari wilayah Indonesia bagian timur. Sementara di Jawa dan Sumatera, ada singkong dan jagung yang juga mudah dibudidayakan dan bernilai ekonomis.

 Mengkonsumsi pangan lokal sejatinya sudah dilakukan oleh masyarakat sejak dulu. Apalagi mereka yang tinggal di pedesaan. Mereka mengkonsumsi jagung sebagai pangan utama. Namun, untuk membiasakan masyarakat mengkonsumsi pangan lokal diperlukan pembiasaan dan kecintaan terhadap pangan lokal tersebut. PARARA 2017, diharapkan menjadi ajang bagi masyarakat untuk mengenal dan menumbuhkan kecintaan terhadap pangan lokal nusantara. Pemberdayaan pangan lokal akan turut meningkatkan ketahanan pangan dan Indonesia.

Berita Terkait


Siaran Pers Festival Panen Raya Nusantara 2017 »

MENUJU EKONOMI KOMUNITAS LOKAL YANG ADIL DAN LESTARI

Jakarta – Sebanyak 85 lebih komunitas lokal dari seluruh nusantara akan hadir di Festival Panen Raya Nusantara (PARARA) , yang akan digelar pada 13 – 15 Oktober 2017,  di Taman Menteng  Jakarta Selatan.

Upaya PARARA Mendukung Hari Pangan Sedunia »

Festival Panen Raya Nusantara (PARARA) 2017 akan diselenggarakan pada 13-15 Oktober 2017.

Madu Hutan Flores »

Gapoktan Rita Bala adalah komunitas lokal di Flores Timur NTT dengan produknya madu hutan dan tergabung dalam Jaringan Madu Hutan Indonesia (JMHI).