Berita

PARARA 2017 Hadirkan Keriaan dan Keakraban di Malam Pembukaan



Festival Penen Raya Nusantara (PARARA) 2017 bukan sekedar acara yang mengumpulkan keramaian. Interaksi antar pengunjung dengan acaralah yang menjadikan keramaian yang sudah terlihat sejak hari pertama menjadi keriaan yang berkesan.


Acara pertama yang mengawali PARARA tahun ini adalah diskusi tentang kopi bersama komunitas kopi Sindikat Kopi Lokal yang membahas banyak hal tentang kopi. Mulai dari cerita bibit dan proses panen yang dilakukan petani, hingga bagaimana cara menyeduh dan menyajikan. Tak hanya itu, pengunjung juga berkesempatan mencicipi berbagai jenis kopi nusantara diantaranya Argapura Krucil, Rengganis, Toraja Kepala Pitu, Flores Inajuria dan Toba Onan Ganjang dari Sumatra.  

Kedatangan Kepala Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) Triawan Munaf pada petang hari disambut dengan tarian Keku Sagu asal Maluku. Triwan, didampingi ketua Konsorsium PARARA Jusupta Tarigan serta pengunjung yang hadir akhirnya ikut bergembira menarikan tari muda mudi ini. Sebelumnya, sebagai tanda pembukaan festival, Triawan Munaf Bersama Jusupta Tarigan menabuh Tifa, alat musik asal Papua sebagai tanda dimulainya Festifal PARARA.

Keakraban PARARA dengan pengunjung semakin terasa dengan tampilnya Marcus Silalahi dengan lantunan Ethocholic yang indah membuai pengunjung. Jamaica Café kemudian tampil menyempurnakan keriaan hari pertama PARARA. Group musik accoustic ini menutup acara pembukaan dengan mengajak semua pengunjung bergoyang Maumere bersama.

Berita Terkait


Siaran Pers Festival Panen Raya Nusantara 2017 »

MENUJU EKONOMI KOMUNITAS LOKAL YANG ADIL DAN LESTARI

Jakarta – Sebanyak 85 lebih komunitas lokal dari seluruh nusantara akan hadir di Festival Panen Raya Nusantara (PARARA) , yang akan digelar pada 13 – 15 Oktober 2017,  di Taman Menteng  Jakarta Selatan.

Kerajinan dan Penguatan Ekonomi Perempuan »

"Perempuan dalam kehidupannya merupakan tiang dalam memenuhi hidup sehari-hari keluargnya.

Awali Pagi Dengan Yoga Bersama PARARA »

Festival PARARA hari kedua, Jum'at (14/10) diawali dengan yoga bersama komunitas yoga Taman Suropati.