Produk

Tas dan Clutch Tenun Doyo


Rp950.000 - Rp1.290.000


Tenun tangan tradisional suku Dayak Benuaq, Kab. Kutai Barat, ini dibuat dengan teknik ikat. Serat alami daun doyo yang tumbuh di daerah berpasir jarang ditemui pada tenun tradisional Indonesia. Pewarna alami dari hutan umumnya menghasilkan warna hitam, coklat, kuning, dan merah yang digunakan untuk membuat motif-motif yang terinspirasi flora, fauna, dan mitologi Dayak Benuaq. 

Pembuatan sehelai kain doyo memakan waktu panjang, yaitu 1 bulan dengan 20 tahapan, termasuk pembuatan benang doyo, sebelum masuk pada proses penenunan yang membutuhkan kesabaran mulai dari menyusun benang (ngorak entaaq), mengikat benang, mewarnai, mengikat benang sebelum tenun (ngorak encaap) dan menenun. Proses produksi menggabungkan unsur budaya dan alam dengan kulit sapi/kambing, sehingga produk terlihat lebih modern dan bisa menjangkau pasar urban.


Komunitas : Borneo Chic